Mencari Keseimbangan: Fenomena Jumlah Perempuan di Dunia Pendidikan dan Tawaran Materi Poligami dalam Kurikulum

Authors

  • Ulyan Nasri Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • Arif Mulyohadi STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Author
  • Ala’ul Islam Universitas Islam Negeri Mataram Author
  • Multazam Hajras Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • Muh. Solihin Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • Sirajun Nasihin STIT Palapa Nusantara, NTB Author
  • Abdul Haris Rasyidi STIT Palapa Nusantara, NTB Author
  • Ayatullah Ayatullah STIT Palapa Nusantara, NTB Author

Keywords:

Dinamika Gender, Keseimbangan Kurikulum, Nilai Budaya, Pendidikan Menengah, Pendidikan Poligami.

Abstract

Meningkatnya kehadiran perempuan di berbagai jenjang pendidikan telah memicu diskusi berkelanjutan terkait representasi gender dalam ruang pendidikan. Studi ini, berjudul “Mencari Keseimbangan: Fenomena Jumlah Perempuan di Dunia Pendidikan dan Tawaran Materi Poligami dalam Kurikulum,” mengeksplorasi kemungkinan pengenalan pendidikan tentang poligami dalam kurikulum sekolah menengah. Tujuannya adalah untuk mengkaji apakah integrasi materi ini dapat mengatasi dinamika gender dan memberikan perspektif yang seimbang dalam menanggapi harapan sosial yang berkembang. Melalui penelitian kepustakaan dan analisis kritis terhadap berbagai perspektif, penelitian ini mengidentifikasi cara-cara untuk mengintegrasikan materi tentang poligami yang reflektif dan sesuai dengan nilai budaya serta norma agama. Temuan menunjukkan bahwa pengenalan topik ini tidak hanya memperluas pemahaman siswa tentang struktur keluarga dan norma sosial-budaya, tetapi juga menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan dalam konteks hukum dan sosial terkait praktik poligami. Penelitian ini merekomendasikan agar kurikulum yang diusulkan mampu menghormati keragaman latar belakang siswa dan menciptakan ruang untuk diskusi kritis dan inklusif. Akhirnya, studi ini menyimpulkan bahwa representasi gender yang seimbang dalam pendidikan perlu didekati dengan hati-hati, mengingat implikasi sosial dan etis dari materi yang diajarkan.

Downloads

Published

2024-09-30

Issue

Section

Articles