Dampak Permainan Kecil dengan Tingkat Motor Educability Terhadap Keterampilan Passing Permainan Futsal PadaSiswa Ekstrakurikuler
Keywords:
Permainan Kecil,, Motor Educability,, Motivasi,, dan Passing Futsal,Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang: (1) Apakah ada pengaruh permainan kecil berdasarkan tingkat motor educability tinggi dan rendah terhadap motivasi permainan futsal; (2) Apakah ada pengaruh permainan kecil berdasarkan tingkat motor educability tinggi dan rendah terhadap keterampilan passing permainan futsal; (3) Apakah terdapat pengaruh motivasi dan keterampilan passing permainan futsal siswa yang menggunakan latihan permainan kecil berdasarkan tingkat motor educability tinggi dan rendah; (4) Apakah terdapat interaksi antara permainan kecil berdasarkan tingkat motor educability tinggi dan rendah terhadap motivasi dan keterampilan passing permainan futsal. Subjek penelitian adalah ekstrakurikuler SDIT Ghilmani Surabaya sebanyak 64 siswa yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok eksperimen berdasarkan tingkat motor educability tinggi dan rendah diberikan latihan permainan kecil attack 1-2-1 dan menjala ikan, kelompok kontrol berdasarkan tingkat motor educability tinggi dan rendah tidak diberikan latihan permainan kecil attack 1-2-1 dan menjala ikan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment. Rancangan penelitian menggunakan factorial design, serta analisis data menggunakan uji-t dan anova two way. Proses pengambilan data dilakukan dengan skala Likert untuk motivasi belajar dan ketrampilan passing untuk mendapat data pada saat pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest dari analisis menggunakan SPSS, masing-masing kelompok yaitu: (a) Kelompok perlakuan menggunakan permainan kecil berdasarkan motor educability tinggi dan rendah terhadap motivasi belajar diperoleh rerata 06,31% dan untuk passing futsal diperoleh rerata 06,90% dengan sig < 0,05. (b) Kelompok kontrol tidak menggunakan permainan kecil berdasarkan motor educability tinggi dan rendah terhadap motivasi belajar diperoleh rerata 01,37% dan untuk passing futsal diperoleh rerata 01,40% dengan sig > 0,05 Berdasarkan analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar dan ketrampilan passing futsal untuk kelompok perlakuan setelah diberi perlakuan permainan kecil dilihat dari hasil uji-t. Terdapat pengaruh yang sig ditunjukan melalui uji anova. Dapat disimpulkan bahwa permainan kecil efektif pada kelompok perlakuan terhadap motivasi belajar dan passing futsal.


