Pembelajaran Fisika Melalui Eksperimentasi berbasis Mikrokontroler di SMAN 3 Sungai Kakap Melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
DOI:
https://doi.org/10.63987/AL-TAFANI.v1i1.8Abstract
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas eksperimentasi berbasis mikrokontroler dalam pembelajaran fisika di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Sungai Kakap. Fisika merupakan mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh banyak siswa, dan salah satu cara untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan efektif adalah dengan menggunakan teknologi modern. Kegiatan PKM telah dilakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan siswa SMAN 3 Sungai Kakap. Kegiatan PKM ini mengenalkan penggunaan mikrokontroler sebagai alat untuk melakukan eksperimen fisika yang praktis dan interaktif. Siswa diajarkan untuk merancang dan mengimplementasikan eksperimen fisika dengan bantuan mikrokontroler, yang memungkinkan mereka untuk mengamati, mengukur, dan menganalisis fenomena fisika secara langsung. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep fisika, dan membantu mereka mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan berkolaborasi. Selain itu, kegiatan PKM ini juga memberikan manfaat tambahan dengan memperkenalkan teknologi mikrokontroler ardouno uno yang relevan dengan dunia industri dan teknologi saat ini. Adapun alat yang eksprimentasikan adalah alat mengukur massa jenis, medan magnet, radiaoaktifitas dan suhu kelembaban. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa pelatihan dan pendampingan serta untuk mengukur efektifitas dengan mengukur postest dan pritest siswa. Sampel dalam kegiatan ini sebanyak 50 siswa. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam prestasi belajar siswa dalam pemahamana konsep dasar ardouno uno dengan nilai rata-rata pritest 39,40 dan nilai rata-rata postest 69,00 dengan nilai N-Gain 0,48 dengan keteria sedang serta nilai tafsiran N-Gain sebesar 48% dengen keteria kurang efektif. siswa juga mengakui bahwa pendekatan eksperimentasi berbasis mikrokontroler ini telah membantu ssiwa dalam belajar fisika dengan lebih efektif.


