Upaya Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Eksfresif Anak Usia Dini Melalui Metode Gerak Dan Lagu

Authors

  • Miratun Mustika Wati STKIP Hamzar Author
  • Muhajirin Ramzi STKIP Hamzar Author
  • Lalu Marzoan STKIP Hamzar Author

DOI:

https://doi.org/10.63987/t9vr0q18

Keywords:

Expressive Language, Movement Methods and Songs

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa ekspresif anak dengan metode gerak dan lagu pada anak kelompok B di PAUD Al-Hidayah II Kuripan Tahun Pelajaran 2021/2022. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD AlHidayah II Kuripan dengan jumlah 10 yaitu 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis terhadap berbagai tindakan yang dilakukan oleh guru untuk memperbaiki kondisi pembelajaran. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode observasi sebagai metode pokok, wawancara serta metode dokumentasi sebagai metode pelengkap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan bahasa anak kelompok B terutama dalam perkembangan bahasa eksppresif. Pada pra siklus ketuntasan klasikal hanya mencapai 30%, pada siklus I kemampua perkembangan bahasa ekspresif anak mengalami peningkatan sebanyak 60% sehingga menjadi 50%, dan pada siklus II kemampuan mengenal huruf abjad anak meningkat sebanyak 35,7% sehingga menjadi 80%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan presentase kemampuan mengenal huruf abjad berada pada kriteria berkembang sesuai harapan (BSH) dengan persentase 80% sudah tercapai dalam penelitian ini. Yang artinya sebagaian besar anak mampu berbahasa ekspresif dengan menggunakan metode gerak dan lagu di PAUD AlHidayah II Kuripan Kabupaten Lombok Utara Tahun Pelejaran 2022/2023.

Downloads

Published

2025-09-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Upaya Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Eksfresif Anak Usia Dini Melalui Metode Gerak Dan Lagu. (2025). Jurnal Pembelajaran Dan Pendidikan Dasar, 2(1), 38-42. https://doi.org/10.63987/t9vr0q18